Sunday, 20 April 2014

Earth Day 2014: Green Cities

Menguak Pelan-Pelan Kepalsuan Jokowi
TERBUKTI, TERNYATA BODONG HABIS..............
PEMILU 9 April 2014 muncul keanehan-kenahen secara kasat mata, bahwa kebanyakan media-media

mainstream yang terindikasi dibayar untuk pencitraan Jokowi. langsung frustasi dalam menulis

semua berita dan mewartakan cerita bergambar dalam psikologis tertekan sekaligus terkesan

'marah'.
Media-media tersebut adalah:

1) First Media Grup (beritasatu1.TV beritasatu .com, suara pembaruan, Jakarta Globe, Suara

Pembaruan, The Straits Times, Majalah Investor, Globe Asia, The Peak, Campus Asia, Student

Globe, Kemang Buzz, Campus Life, Termasuk Beritasatu FM. First Media Grup adalah milik James

Riady (Lippo Grup), konglomerat yang bersahabat baik dgn Bill Clinton dan terlibat Lippo

Gate yg terjadi di AS, ketika James Riady cs tertangkap memberikan dana politik illegal

jutaan dollar kepada timses capres Demokrat Bill Clinton untuk pemenangan Clinton pada

pemilihan Presiden AS. Uang sumbangan James Riady cs itu kemudian terbukti berasal dari

China Global Resources Ltd, sebuah perusahaan kedok milik China Military Intelligence (CMI).

2) Media lain yang dikontrak mahal untuk pencitraan palsu Jokowi adalah Detik Grup. Awalnya

dan ngakunya milik Chairul Tanjung alias CT, tapi sebenarnya milik Salim Grup. Detik.com

Setiap hari, detikcom memuat berita tentang pencitraan palsu Jokowi puluhan bahkan kadang

lebih 100 berita. Chairul Tanjung hanya dipinjam nama dan bertindak untuk dan atas

kepentingan Antony Salim (Salim Grup).

3) Kompas /Gramedia Grup memang tidak segila detikcom siarkan Jokowi, tapi tetap punya KANAL

BERITA KHUSUS untuk mempromosikan Jokowi dan Ahok. Diprediksi menjelang masa pilpres 2014,

Kompas dan Gramedia Grup akan habis – habisan mendukung Jokowi – Ahok.

4) Jawa Pos Grup. Tidak melibatkan semua media milik Dahlan Iskan yang jumlahnya 185 TV,

Koran, Online media, dll itu. Sekitar 40% JawaPos Grup dikontrak. Namun, dipastikan jika

Dahlan Iskan mau sebagai capres, Jawa Pos Grup tidak akan terlalu mendukung Jokowi kecuali

mendapat permintaan khusus dari Chairul Tandjung, tokoh yang merekomendasikan Dahlan Iskan

ke Presiden SBY untuk ditunjuk sebagai Menteri BUMN tahun 2011 lalu.

5) Yang paling gencar dalam menjilat Jokowi adalah Koran Rakyat Merdeka. Ada saja berita

(palsu) istimewa tentang Jokowi. Kontraknya puluhan Milyar. Rakyat Merdeka, tertera milik

Margiono, Ketua Umum PWI Pusat.

6) Tempo (majalah dan Online) adalah media pelopor yg orbitkan Jokowi dengan penghargaan “10

Tokoh Terbaik (penghargaan abal-abal), hanya karena bisa pindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL),

itu pun dilakukan setelah hampir setahun bolak balik mengunjungi dan mengundang PKL makan

bersama. Fakta terakhir, PKL Solo kembali ke lokasi awal sebelum pindah karena di tempat

baru dagangan mereka tidak laku.

7) Tribunnews Grup (Bosowa dan Kompas) juga dikontrak untuk pencitraan palsu Jokowi.

Demikian juga Fajar Grup (Alwi Hamu/Dahlan Iskan). Alwi Hamu juga merupakan patner bisnis

Dahlan Iskan di media dan PLTU Embalut, Kaltim yang sarat korupsi itu.

8) Metro TV, tidak tahu sekarang dibayar berapa untuk kontrak pencitraan palsu Jokowi sampai

2014. Tapi saat Pilkada DKI puluhan milyar. Sejak dapat bisnis iklan dari Konglomerat –

konglomerat pendukung Jokowi, Metro TV jadi corong nomor satu Jokowi, disamping jadi corong

kampanye dan pencitraan Dahlan Iskan yang memberikan kontrak iklan luar biasa besar dari

BUMN – BUMN kepada Metro TV. Makanya, Surya Paloh, sebagai orang pertama yang didatangi

utusan PDI-P ke kantor Nasdem di Gondangdia Jakarta, pada 10 April 2014.

9) SCTV grup. Pemiliknya Edi dan Popo Sariatmadja malah menjadi cukong utama. Koordinator

media pencitraan Jokowi, membantu James Riady. Dukungan promosi dan kampanye yang diberikan

untuk Jokowi gratis alias tanpa bayaran, meski diduga sebenarnya sudah mendapatkan imbalan

dari dana pemenangan Jokowi yang telah terkumpul puluhan triliun dari sumbangan para

konglomerat hitam Indonesia.

10) Media raksasa lain seperti Vivanews grup (TV One, ANTV, Vivanewscom dll) milik Bakrie

meski kontrak dgn Cukong Jokowi tapi porsinya kurang dari 30%, dan masih melihat

perkembangan situasi dan kondisi politik nasional mengingat Aburizal Bakrie masih berstatus

Ketum Golkar dan kandidat capres. Salah satu yang sangat menonjol, ketika pemilik VivaNews,

Andri Bakrie langsung mencak-mencak marah kepada sidang redsksi VivaNews, ketika di halaman

depan ada iklan Jokowi. Dan, korbanya jajaran pimpinan redaksi VivaNews mundur semuanya.

DUNIA MAYA
Selain media cetak, televisi mainstream, sosial media seperti twitter, facebook, kaskus dll

juga dikontrak khusus. Lihat saja di sini. Bahkan di twitter juga mulai ada akun relawan

yang berusaha menjelaskan dengan kata-kata manis mengenai tingkah-polahnya yang anomali pada

tiap akun yang berkomentar negatif. Rumornya ia memiliki buzzer sebanyak 1500-2000an yang

mengelola lebih dari 10.000 akun sosial media . Buzzer adalah semacam pasukan bayaran

online, yang siap menjaga reputasinya di internet dengan cara menyusup di berbagai forum dan

kolom komentar untuk mendongkrak citranya. Para buzzer bayaran ini akan berkomentar positif

tentangnya dan menyerang habis-habisan mereka yang tidak melihatnya sebagai “dewa”. Dulu

waktu pilkada DKI, selain orang-orang yang permanen kelola akun untuk pencitraan Jokowi,

dibentuk juga Tim Jasmev. Puluhan Milyar biayanya. Lihat gambar yang sempat diambil saat

pemilukada DKI lalu ini:

Banyak akun palsu pembela Jokowi di sosial media. Untuk mendeteksi akun pembela Jokowi palsu

tidak sulit. Salah satunya, banyak hal yang disampaikan sangat tidak masuk akal. Begitulah

yang disampaikan Praktisi Teknologi Informasi, Chafiz Anwar, ketika dihubungi wartawan,

Jumat (1/11/2013).

Chafiz mengatakan ciri-ciri akun palsu yang digunakan, segi jumlah komentar melalui media

sosial yang serentak menyerang ataupun membela Jokowi. Padahal, hal itu tidak mungkin

dilakukan pemilik akun asli secara bersamaan. “Tidak mungkin komentar ribuan sekaligus

dilakukan oleh pemilik akun asli,” katanya.

Ciri lainnya yang juga mudah dianalisa, menurut Chafiz, adalah dengan membandingkan jumlah

pembaca dan jumlah komentarnya. Untuk masalah Jokowi misalnya jika ada yang mengkritiknya di

sebuah media online dan kemudian langsung ada serangan dari ribuan orang seperti itu pernah

dialami terakhir oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Assegaf dan itu bisa

ditegaskan kepalsuannya.

“Coba saja bayangkan berita yang mengkritik di sebuah media online itu. Baru beberapa saat

tayang langsung yang komentar ribuan, itu sangat tidak mungkin. Kalau bukan sebuah tim yang

mengerjakannya yang bisa saja terdiri dari puluhan orang,” tambahnya.

Yang paling mungkin kata dia lagi, yang baca satu orang tapi orang ini memegang ratusan

akun. Hal ini bisa dilihat jelas dari komentar-komentar pendukung Jokowi.

Ciri lainnya yang juga bisa diliat adalah ketidakjelasan identitas para pemain akun ini.

Biasanya mereka kata Chafiz, menggunakan nama-nama palsu dan foto-foto palsu atau

menggunakan gambar kartun. “Yah satu orang kan gak mungkin punya 10 akun dengan nama sama

dan foto yang sama.Sementara dari mereka satu orang minimal bisa memiliki 100 akun,” kata

Chafiz.

Mereka jelasnya lagi menggunakan mesin pendeteksi dengan keyword-keyword tertentu. “Misalnya

kalimat Jokowi belum pantas jadi presiden.Mesin mereka ini berjalan seperti halnya mesin

pencari google,begitu mesin mendeteksi ada kalimat atau kata tertentu yang dimasukkan,mereka

akan bergerak cepat dan membalas kalimat-kalimat tersebut,” tegasnya.

Sunday, 6 April 2014

Prabowo Serang Jokowi: Jangan Pilih Capres 'Mencla-Mencle'

Timor Sehati


Saudara saudara kita sudah hampir tiba di ujung perjuangan kita bersama
untuk membersihkan NTT dari tikus tikus koruptor yang bersembunyi di
balik baju parpol, bantuan kemanusiaan dan politisasi gereja dan agama..


Tikus tikus koruptor tersebut telah menjelma menjadi malaikat
selama satu tahun terakhir dengan meng eksplolitasi saudara saudara kita
yang berkurangan hanya untuk mendapat kesempatan lagi mewakili rakyat
NTT agar dapat melakukan aksi korupsi nya dalam skala lebih luas..

Mereka tidak berbicara bahasa kita, mereka tidak makan makanan kita,
mereka tidak menjalankan budaya kita, karena mereka memang bukan bagian
dari kita

Selama 5 tahun terakhir, kita sudah melihat bagaimana
mereka hanya muncul pada waktu pemilihan saja, setelah itu telpon dan
sms dari masyarakat yang di anggap "saudara" tidak pernah di balas sama
sekali

Kita sudah melihat bagaimana ketidakberpihakan mereka
terhadap saudara saudara kita di pemilihan gubernur walaupun mereka
menganggap bahwa itu cuma politik, tetapi bagi kita itu adalah
perjuangan

Untuk itu, jika saudara saudara seperjuangan sepakat,
mari kita bersama sama bergabung dengan komunitas Timor Sehati saling
mengingatkan kepada saudara saudara kita dimana saja di dapil timor,
rote, sabu dan sumba untuk tidak memilih orang orang seperti Setya
Novanto dan Herman Herry dengan melakukan SMS berantai bersama bersama
serentak pada hari selasa tanggal 08 April 2014 untuk tidak memilih
mereka

Mari kita tunjukkan kepada mereka bahwa kita Rakyat NTT
sudah sepakat untuk tidak bersepakat memilih mereka menjadi wakil kita
di pusat. Bahwa kita hanya memilih wakil kita anak anak kita sendiri..
Like · ·

Tuesday, 4 February 2014

BANJIR JAKARTA 2014 - MANUSIA DAN MOTOR HANYUT [MENGERIKAN]

Mohon dukungan dan doa JONI SANDER SANDA caleg DPRD kota kupang . gbu GERINDRA #1
Jakarta, Indonesianway.com – Kejutan bagi warga Nusa

Tenggara Timur (NTT) muncul dari kasus korupsi yang melibatkan mantan

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar.

Akil mengaku, dua DPR dari daerah pemilihan NTT, Setyo Novanto

(Fraksi Partai Golkar) dan Herman Herry (Fraksi partai PIDP) menyogoknya

sebesar Rp 24 M agar MK memenangkan pasangan Frans Lebu Raya dan Benny

Alexander Litelnoni (Paket Frenly) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT

tahun lalu. Berita itu muncul dalam running text yang disiarkan Metro TV Minggu, (19/1/2014) lalu.

Pada Pilgub NTT tahap II, Frenly mengalahkan Esthon Foenay - Paul

Tallo. Kemenangan tersebut, disinyalir penuh rekayasa, kecurangan dan

permainan uang, sehingga tak diterima oleh Esthon-Paul.

Karena itu, mereka memperkarakan Paket Frenly ke MK, dimana kemudian, mereka dinyatakan kalah.

Jika pengakuan Akil terbukti benar, Frenly bisa turun dari takhta. Itu adalah resiko yang harus diterima oleh warga NTT. (SP)

http://hukum.kompasiana.com/2014/01/25/jika-benar-maka-gubernur-dan-wagub-ntt-harus-diberhentikan-627269.html

SIAP DIMAHARKAN MUMI , JENGLOT , WESI KUNING , B.MERAH DELIMA , dll .
DICARI PEMBELI BARANG ANTIK DAN MISTIK KHUSUS UNTUK PILPRES / PILGUB /
PILBUP , PT.GUDANG GARAM GROUP , PT.JARUM GROUP , PT.SAMPOERNA GROUP ,
TOMMY SOEHARTO GROUP, TOMMY WINATA GROUP , dll . HUB : SKUD 082144019246
, IBU HAJI 081339079069 , TUAN GURU PANCOR 081246135356 , AKIU
081529015921 , ABAH TERJANG PRAHARA 081371003800 , RONI PAREIRA
081339586551 , HAJI NUEL 082341626824 , ATANGGAE Pin BB 29731eb7 ,
MARKUS 081339520420 , SITUMORANG 081236580479 , AZEEZ +6282145726372 ,
TUAN GURU PANCOR 082147224107 ,MBAH BAGAS PATI 081936784637 , CHING
MOSSAD 081236987111 , ANDI HARSITO 082146678003 , ATAHER 082145144926 ,
PECI MOSSAD 085238395100 , ZULE MOSSAD 081239106299 , ZAKA MOSSAD
081246464546 , ABAH MOSSAD ALOR 081246460114 , DATA MOSSAD 081239410399 ,
NYOMAN MOSSAD 085239740654 , IMRAN MOSSAD 081338763611 , YAMIN MOSSAD
082147510377 , NUEL MOSSAD 082147698433 , LEO ASHARI 081237960280 , JOZE
TLS 0812462536697 , DATO MOSSAD 081242665622 , OMPET +6281337787607 ,
OMICKY 081353812402 , ALEX 081236888897 , SHEIK AZEEZ BIN BRUNEI
DARUSALAM +6282145726372 , ASIU 03808005807 , YANTOM +6281246350555 ,
TRIDA 085239396901 , BENRA +6281339258864 , BETEM 0811382912 , ANDRE
+6285253046986 / +6281246645952 , CAK NARTO +6282147609876 /
+6285253231925 , ASBEL BOLA 081331051363 , HASANUDIN CIKEAS 082146511702
, JERY 08123601083 , BAYU 082146633666 , HANDO 085737538835 , NUEL
081339001754 / 085239181215 , YENI MANOE 085253728575 , SITRI
081246142938 , MEDI 085237468926 , NIRON 082146086144 , MARIANUS
081331484671 , BANG EDY 081338463444 / 081246224442 , PAMBO TENTENA
081246133289 , ABAH 085287645333 , ABAH HEN 082145095388 , UDIN
082147779723 , ABAH 082146512474 , RUSLAN 082146089243 , ALAN
082147055770 , BONI 085239180450 / 081353455353 , CHRISTO 081339462526 ,
FENDI 085333610079 , WELKIS SEME 085253497000 , YANUS 085230616091 ,
OMBON +6285253199179 , OMED 082122310852 , OMOKI 0380832346 , OMPACE
08124667940 , OMPOLCE 081339466806 , OMTOE 081339476820 , EDY DOY
081237562047 , CORNELIS 085253379218 , MUTHALIB 03808109530 /
081338608942 / 087866176482 , RIN 08523144000 , RAMLY 085739293931 /
085253318856 , RONAL 082145664724 , DANIEL LEMA 081236960974 , CORNELIS
MANOE 081339001754 , WANTO PIDJO 085239070323 , DAFO 085253459704 ,
RIDWAN MOSSAD 082147224107

http://kayugaharu-endeflores.blogspot.com/
http://endefloresvoteforpeaceandjustic.blogspot.com/
http://endeflores-pringpetuk.blogspot.com/
http://endeflores-gemstones.blogspot.com/
http://bordersecurityforces.blogspot.com/
http://alex-syuradikara95.blogspot.com/
http://aliyahendeflores.blogspot.com/
http://gigiendawengaee.blogspot.com/
http://blampidjostealthmarketing.blogspot.com/
http://culturebuzz-endeflores.blogspot.com/
http://geisha007.blogspot.com/
http://cypall-heartbreak.blogspot.com/
http://8saltwisdom.blogspot.com/
http://mossadsocialengineering.blogspot.com/
http://kupangpropertyrealestate.blogspot.com/
http://endesaremovie.blogspot.com/
http://endesarechocolate.blogspot.com/
http://slicgecko.blogspot.com/
http://dbsnetworking.blogspot.com/
http://santigioesao.blogspot.com/
http://haiku-ndsare.blogspot.com/
http://bemyfriendandsharepeace.blogspot.com/
http://jewishgoldinvestment.blogspot.com/
http://endefloresjapan.blogspot.com/
http://weavingntt.blogspot.com/
http://endesaremusic.blogspot.com/
http://lukneno.blogspot.com/
http://k-linkconcept.blogspot.com/
http://k-linkbusiness.blogspot.com/
http://ndsareartshop.blogspot.com/
http://rememberme-alex.blogspot.com/
http://senseimasutatsuoyama.blogspot.com/
http://mitendate.blogspot.com/
http://rememberme-alex.blogspot.com/
http://endeflores-avoidscams.blogspot.com/
http://endeflores-nanotech.blogspot.com/
http://yawenwayeni.blogspot.com/
http://endeflores-forest.blogspot.com/
http://endeflores-summit.blogspot.com/
http://endeflores-biochemicalscience.blogspot.com/
http://endeflores-sciencetechnology.blogspot.com/
http://endeflores-herbalphytotherapy.blogspot.com/ , http://mossad.gov.il/
כד יְבָרֶכְךָ יְהוָה, וְיִשְׁמְרֶךָ. The LORD bless thee, and keep thee;
כה יָאֵר יְהוָה פָּנָיו אֵלֶיךָ, וִיחֻנֶּךָּ. The LORD make His face to shine upon thee, and be gracious unto thee
כו יִשָּׂא יְהוָה פָּנָיו אֵלֶיךָ, וְיָשֵׂם לְךָ שָׁלוֹם. The LORD lift up His countenance upon thee, and give thee peace.
כז וְשָׂמוּ אֶת-שְׁמִי, עַל-בְּנֵי יִשְׂרָאֵל; וַאֲנִי, אֲבָרְכֵם. . ( tanpa perantara !!!

Thursday, 9 January 2014

Mahasiswa Desak Tuntaskan Kasus Bansos

Mahasiswa Desak Tuntaskan Kasus BansosHasil pemeriksaan BPK perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap, dana Bansos tahun anggaran 2010 dan 2011 yang diduga dikorupsi sebanyak Rp 74,8 miliar, namun Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku belum bisa mengusut dugaan korupsi dana Bansos. Alasannya, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTT belum disampaikan ke Kejaksaan Tinggi.

Pertanyaannya, apakah kasus yang sudah disidik itu sudah dilaporkan ke KPK atau atau belum???????? Kalau belum apa alasannya??????? apakah karena Herman Heri masih bisa membackup kasus ini karena Herman Heri masih menjadi Anggota DPR RI Komisi III pada bidang Hukum????????????Anggota DPD RI asal NTT, Ir. Sarah Leri Mboeik :
Sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan NTT maka ditemukan dana Bansos yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat ternyata digunakan untuk sejumlah kegiatan para pejabat di lingkup pemerintah provinsi NTT. Mulai dari pejabat eksekutif hingga legislatif.

Celakanya, dana Bansos digunakan untuk menyewa pesawat ke Kabupaten Flores Timur dengan biaya sebesar Rp 27,9 juta, sewa pesawat ke Rote Ndao dan Sumba Timur Rp 46 juta, dan sewa helikopter Rp 14 juta ke Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dana Bansos juga dimanfaatkan untuk perjalanan dinas para pejabat ke Jerman sebesar Rp 166,4 juta dan China Rp 27,2 juta. Ada transaksi keuangan yang menggunakan dana Bansos namun tidak sesuai peruntukannya sebesar Rp 607,3 juta.

Tidak hanya itu, BPK Perwakilan NTT juga menemukan adanya penyaluran dan penggunaan dana Banos sebesar Rp 13,3 miliar yang belum dipertanggungjawabkan, serta ada penggelontoran dana Bansos Rp 6,5 miliar yang tidak disertai dokumen yang memadai.

Karena disalahgunakan maka total kerugian negara dana Bansos Provinsi NTT tahun anggaran 2010 sebesar Rp 27,586 miliar dengan 3.277 kasus. Namun, per 31 Desember 2010 ditindaklanjuti atau diatasi pemerintah provinsi NTT sebanyak 1.761 kasus dengan nilai Rp 12, 0675 miliar. Sedangkan yang belum ditindaklanjuti sebanyak 1.516 kasus dengan total nilai Rp 15,511 miliar.

Sebelumnya, Petrus Salestinus dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Jakarta menegaskan, diduga BPK perwakilan NTT dan Pemerintah NTT kongkalikong mengenai pengelolaan Dana Bansos di daerah ini.

Pertus menegaskan, TPDI melihat temuan BPK Perwakilan NTT tangal 31 Januari 2011 dan tanggal 16 Juni 2011 mengenai penyalahgunaan dana Bansos oleh pemerintah NTT. Anehnya, laporan dari BPK NTT terlalu datar bahkan pejabat yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan dana Bansos tahun 2010 masih diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

"Lebih konyol lagi BPK masih beri waktu kepada pejabat yang terlibat untuk perbaiki kesalahan yang ada. Ini ibarat maling ketemu maling," kata Pertus di Kupang beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan, diduga ada kongkalikong antara BPK dan pemerintah NTT karena sudah ada temuan tetapi tidak ada rekomendasi kepada lembaga penegak hukum untuk ditindaklanjuti temuan tersebut. Seharusnya, jika ada temuan yang diindikasikan terjadi penyimpangan maka BPK sebagai lembaga audit merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk diproses secara hukum.
http://infopijar.wordpress.com/2012/06/25/komits-menduga-gubernur-ntt-frans-lebu-raya-korupsi-dana-bansos-rp15511-miliar/
http://sindikasi.inilah.com/read/detail/1906441/kpk-kantongi-dokumen-dana-bansos-ntt

Sunday, 5 January 2014

Benny Harman Dinilai Tidak Bermoral | SERGAP NTT [Media Revolusi]

Benny Harman Dinilai Tidak Bermoral | SERGAP NTT [Media Revolusi]
Hasil pemeriksaan BPK perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT) mengungkap, dana Bansos tahun anggaran 2010 dan 2011 yang diduga dikorupsi sebanyak Rp 74,8 miliar, namun Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengaku belum bisa mengusut dugaan korupsi dana Bansos. Alasannya, hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan NTT belum disampaikan ke Kejaksaan Tinggi.

Pertanyaannya, apakah kasus yang sudah disidik itu sudah dilaporkan ke KPK atau atau belum???????? Kalau belum apa alasannya??????? apakah karena Herman Heri masih bisa membackup kasus ini karena Herman Heri masih menjadi Anggota DPR RI Komisi III pada bidang Hukum????????????
Anggota DPD RI asal NTT, Ir. Sarah Leri Mboeik :
Sesuai temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan NTT maka ditemukan dana Bansos yang seharusnya disalurkan kepada masyarakat ternyata digunakan untuk sejumlah kegiatan para pejabat di lingkup pemerintah provinsi NTT. Mulai dari pejabat eksekutif hingga legislatif.

Celakanya, dana Bansos digunakan untuk menyewa pesawat ke Kabupaten Flores Timur dengan biaya sebesar Rp 27,9 juta, sewa pesawat ke Rote Ndao dan Sumba Timur Rp 46 juta, dan sewa helikopter Rp 14 juta ke Kabupaten Timor Tengah Utara.

Dana Bansos juga dimanfaatkan untuk perjalanan dinas para pejabat ke Jerman sebesar Rp 166,4 juta dan China Rp 27,2 juta. Ada transaksi keuangan yang menggunakan dana Bansos namun tidak sesuai peruntukannya sebesar Rp 607,3 juta.

Tidak hanya itu, BPK Perwakilan NTT juga menemukan adanya penyaluran dan penggunaan dana Banos sebesar Rp 13,3 miliar yang belum dipertanggungjawabkan, serta ada penggelontoran dana Bansos Rp 6,5 miliar yang tidak disertai dokumen yang memadai.

Karena disalahgunakan maka total kerugian negara dana Bansos Provinsi NTT tahun anggaran 2010 sebesar Rp 27,586 miliar dengan 3.277 kasus. Namun, per 31 Desember 2010 ditindaklanjuti atau diatasi pemerintah provinsi NTT sebanyak 1.761 kasus dengan nilai Rp 12, 0675 miliar. Sedangkan yang belum ditindaklanjuti sebanyak 1.516 kasus dengan total nilai Rp 15,511 miliar.

Sebelumnya, Petrus Salestinus dari Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) Jakarta menegaskan, diduga BPK perwakilan NTT dan Pemerintah NTT kongkalikong mengenai pengelolaan Dana Bansos di daerah ini.

Pertus menegaskan, TPDI melihat temuan BPK Perwakilan NTT tangal 31 Januari 2011 dan tanggal 16 Juni 2011 mengenai penyalahgunaan dana Bansos oleh pemerintah NTT. Anehnya, laporan dari BPK NTT terlalu datar bahkan pejabat yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan dana Bansos tahun 2010 masih diberi kesempatan untuk memperbaiki kesalahan tersebut.

"Lebih konyol lagi BPK masih beri waktu kepada pejabat yang terlibat untuk perbaiki kesalahan yang ada. Ini ibarat maling ketemu maling," kata Pertus di Kupang beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan, diduga ada kongkalikong antara BPK dan pemerintah NTT karena sudah ada temuan tetapi tidak ada rekomendasi kepada lembaga penegak hukum untuk ditindaklanjuti temuan tersebut. Seharusnya, jika ada temuan yang diindikasikan terjadi penyimpangan maka BPK sebagai lembaga audit merekomendasikan kepada aparat penegak hukum untuk diproses secara hukum.

http://sindikasi.inilah.com/read/detail/1906441/kpk-kantongi-dokumen-dana-bansos-ntt

Saturday, 4 January 2014

KPK Kantongi Dokumen Dana Bansos NTT - INILAH.com

KPK Kantongi Dokumen Dana Bansos NTT - INILAH.com
KPK Kantongi Dokumen Dana Bansos NTT - INILAH.com
Apa harus masyarakat NTT meng Import caleg dari tanah Jawa?

Sistem pemilihan langsung dengan suara terbanyak yang di terapkan di Indonesia, ternyata mempunyai beberapa celah kelemahan yang sering di salah gunakan oleh partai politik dan caleg-caleg yang mempunyai dana berlimpah yang sumber pendanaan nya di curigai di dapat dari hasil korupsi..

Dengan sistem yang diterapkan sekarang, partai politik bebas memasang para caleg di daerah pemilihan yang bukan daerah asal caleg tersebut, asalkan mempunyai koneksi yang bagus dengan petinggi partai di tambah sumbangan dana kepada para petinggi partai maka, jangankan daerah pemilihan, nomor urut pun bukan suatu masalah

Sebenarnya permainan ini tidak salah menurut undang undang pemilu yang berlaku, tetapi keadaan ini membuat ruang gerak anak anak daerah untuk berkiprah dan mewakili masyarakat mereka sendiri di DPR Pusat menjadi terhambat. Bukan karena mereka tidak mampu, tetapi karena mereka sendiri tidak di beri kesempatan untuk menunjukkan kemampuan mereka, malahan akhir nya seolah seolah bahwa aspirasi mereka hanya bisa di wakili oleh orang luar yang tidak paham dan tidak mengerti mengenai, adat istiadat dan kebutuhan masyarakat yang di wakilinya

Masyarakat sendiri tidak di beri pilihan yang banyak selain memilih para caleg "import" tersebut, selain karna sedikit nya caleg lokal yang diberi kesempatan juga dengan kekuatan uang yang luar biasa yang di dapat dari hasil korupsi para caleg "import" tersebut, mereka dengan bebas melakukan transaksi jual beli suara di masyarakat

Hal ini juga terjadi di NTT, sudah 3 periode Setya Novanto, pengusaha yang lahir dan dibesarkan di Jakarta dan Surabaya ini mewakili masyarakat NTT di Pusat.
Sebenarnya, rekam jejak orang ini sendiri juga tidak jelas, bahkan sebelum mewakili NTT di Pusat, beliau di sebut sebut terlibat kasus cessie bank bali senilai 500 milyar. Masyarakat NTT sendiri seolah olah sudah tidak punya pilihan lain lagi selain harus meng import kader dari tanah jawa seperti Setya Novanto ini hanya untuk mewakili mereka. Pertanyaan nya apa benar orang ini sudah menjalankan tugas dan fungsi nya sebagai anggota DPR 3 periode mewakili NTT?

Ternyata, beliau hanya turun memberikan bantuan setiap 1 tahun sebelum pemilihan legislatif berlangsung. Itu sudah terjadi selama 3 periode ini. Setelah berhasil lolos menjadi anggota DPR, masyarakat NTT hanya dapat mendengar nama beliau di sebut di TV nasional dan media cetak mengenai indikasi keterlibatan beliau dalam kasus kasus korupsi. Ini kah cermin dari orang yang mewakili masyakat NTT di pusat? hanya di kenal karena kasus kasus korupsi nya saja, bukan prestasi nya dalam mengembangkan potensi NTT selama 3 periode ini

Mungkin sudah waktu nya, masyarakat NTT, bersuara untuk menolak caleg caleg import seperti Setya Novanto ini, dan mulai mempercayakan aspirasi mereka kepada putra dan putri mereka sendiri di DPR RI..
 http://www.theindonesianway.com/2013/12/13/35647/awal-2014-gubernur-ntt-akan-diperiksa-terkait-dugaan-korupsi-23-miliar-dana-bos

Friday, 3 January 2014

3 with IOP: Susie Kitchens

http://www.harvard.edu/harvardedu-rss-feeds/custom?cid=1&cid=4&cid=5&cid=11&cid=8&cid=6&cid=9&cid=10&cid=7